Selasa, 02 Juni 2020

BERHAYANYA BERKATA KATA

Aku tak sempurna, melainkan penuh dengan lumuran dosa..

Pada QS Syafh Allah tegas kan satu sikap yang bunyinya begini.
" Hay orang beriman, mengapa kamu mengatakan apa yang kamu sendiri tidak kerja kan, sangat besar kemurkaan Allah andai kamu sendiri tidak kerjakan apa yang kamu katakan."
Jadi kebenaran agama itu tidak habis pada
Hiasan bibir atau indahnya tulisan saja, harus terlebih dahulu kita sendiri pakaikan pada diri kita, baru kita sampaikan ke orang lain.
Asal tahu saja, di akhirat nanti yg di hisab awal bukanlah ahli maksiat atau pendosa besar
Tapi adalah orang yang tahu agama tapi tidak laksanakan buat diri dia sendiri.
Setelah dilempar dia ke neraka, baru yang lainnya.
Jadi sebelum.bicara kebaikan, introspeksi kedalam dulu,
" Apakah saya sudah berusaha lakukan ? "
Makanya pada zaman. Nabi, para sahabat belajar Quran cuma sepuluh ayat , dia amalkan baru nyambung sepuluh ayat lagi.
Agama itu bukan keren kerenan berkata atau posting ungkapan syahdu syahdu.
Sedang tiada niat dan usaha sebelumnya pada diri kita tuk sungguh lebih dahulu terapkannya.
Terkadang terasa lucu bagi yang baca kalau dia tahu kita.
Kita raja pelit bicara soal indahnya sedekah.
Kita yang bertuhankan uang, bicara soal indah nya tuhan Allah.
Kita yang tidak punya hati bicara soal kasih sayang.
Orang yang tak tahu agama bicara indahnya Islam
Jadi dosa orang bacanya karena dia tahu siapa kita
Marilah saudaraku,
Sampaikanlah yang baik.itu walau satu ayat.
Tapi pastikan diri dulu memakainya baru ajarkan ke orang lain.

Biar nga jadi calon penghuni neraka paling awal kita. Ampuni kami ya Allah


KULINER

Tidak ada komentar: