Minggu, 12 Juni 2022
AGAR DITUNAIKAN SEGALA HAJAT DENGAN SURAT YASIN .
Selasa, 08 Desember 2020
Mintalah Kepada - KU pasti KU KABULAKAN " Agar Doa cepat dikabulkan "
Ya asal memintanya kepada Allah pasti diberi… sekali lagi saya tegaskan pasti diberi…! syaratnya asal yakin ! minta apapun… HP, Rumah, Isteri, uang, bayar hutang.. dll pasti diberi… Jalan sesat setan seperti korupsi ala Gayus, mencuri, menipu, bohong, pergi ke dukun dll nggak perlu dipakai karena cukup dengan minta kepada Allah semua keinginan kita pasti terkabul Asal tahu Rahasianya.
Bekerja dan berusaha mencari tambahan penghasilan memang penting karena dengan jalan ini orang akan mendapatkan uang dan dapat memenuhi segala kebutuhannya. Akan tetapi bagaimana jika penghasilan itu tidak cukup dan bagaimana solusi bagi orang-orang yang menginginkan sesuatu misal (rumah, mobil. isteri dll) tapi hari ini masih jauh diluar kemampuannya . Mau usaha modal tidak cukup dan tidak tahu harus mengerjakan apa? apakah orang ini boleh melanggar aturan Allah seperti menjual harga diri, korupsi dll demi mendapatkan barang yang dikehendaki? Tidak.. ! Allah memberikan solusi bagi orang yang percaya dan tawakal kepada Allah dan tetap bertahan dengan jalan yang jujur dan diridhoi oleh Allah SWT. Sungguh tidak adil jika Setan punya solusi untuk kaya tidak pakai lama seperti korupsi, mencuri dll. Jika jalan yang Halal tidak ada.
Berdoa dan minta kepada Sang Pencipta (Allah) adalah solusi dan sangat penting bagi kita karena dengan Berdoa dan Tawakal kepada Allah, Allah akan memberi rejeki dari arah yang tidak kita sangka. Beda bila kita bekerja tanpa doa, Rejeki akan datang dari arah yang kita sangka yaitu dari tempat kita bekerja yang datang setiap akhir bulan / gajian atau penghasilan yang kita peroleh sebatas hasil yang kita usahakan secara normal Oleh karena itu Perhatikan Firman Allah berikut :
Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya.” QS. Ath-Thalaq (65) : 2- 4
Minta kepada Allah pasti dikabulkan karena Allah sesuai dengan prasangka hambanya jika seorang hamba berprasangka Allah dekat dan permintaannya pasti diberi oleh Allah, pastilah Allahpun dekat dan akan memberi apa yang diminta oleh hambanya sesuai dengan Hadist berikut :
Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata:
Rasulullah saw. bersabda: Allah Taala berfirman: Aku sesuai dengan persangkaan hamba-Ku terhadap-Ku dan Aku selalu bersamanya ketika dia mengingat-Ku. Apabila dia mengingat-Ku dalam dirinya, maka Aku pun akan mengingatnya dalam diri-Ku. Apabila dia mengingat-Ku dalam suatu jemaah manusia, maka Aku pun akan mengingatnya dalam suatu kumpulan makhluk yang lebih baik dari mereka. Apabila dia mendekati-Ku sejengkal, maka Aku akan mendekatinya sehasta. Apabila dia mendekati-Ku sehasta, maka Aku akan mendekatinya sedepa. Dan apabila dia datang kepada-Ku dengan berjalan, maka Aku akan datang kepadanya dengan berlari. (Shahih Muslim No.4832)
Jadi siapapun orangnya mau baik atau buruk, alim atau tidak bahkan untuk orang-orang yang kadang melanggar larangan Allah pun jika mau meminta kepada Allah pasti diberi asal mengetahui Cara meminta, Rahasia Waktu, adab dan syaratnya.
Kenapa pasti diberi oleh Allah dan apa alasannya? karena :
1. Disebutkan dalam Al Quran :
–Surat Al Mu”min (40) ayat 60
Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.”
Janji Allah itu sangat benar dan pasti terlaksana beda dengan janji manusia yang bisa bohong dan belum tentu terlaksana karena dibatasi oleh ruang dan waktu. Didalam ayat yang lain Allah berfirman:
-Surat Al Baqoroh (2) ayat 186 :
Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang mendoa apabila ia berdoa kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.
Jadi jika ingin segera dikabulkan doanya maka ikutilah segala perintah Allah seperti Sholat, Puasa dll dan hindarilah larangan-larangan Allah agar mendapatkan rezeki yang berkah membawa kebaikan dunia dan akhirat.
2. Salah satu dari sifat Allah (Asmaul Husna) yaitu Al Hayiy yang artinya Maha Pemalu. Allah akan malu tidak bisa memenuhi permintaan hambanya. Sangat mudah bagi Allah memenuhi berbagai permintaan manusia sedangkan mahluk hidup lain yang jumlahnya Miliaran Triliun semua dipenuhi rezekinya oleh Allah tanpa diminta, Sehingga jika sampai di minta Allah tidak bisa memberinya, Allah akan malu dan ini tidak mungkin terjadi..
Sesuai dengan Hadist Rasullullah SAW :
Sesungguhnya Allah Maha Pemalu dan Maha Murah hati. Allah malu bila ada hambaNya yang menengadahkan tangan (memohon kepada-Nya) lalu dibiarkannya kosong dan kecewa. (HR. Al Hakim)
“Sesungguhnya Allah Maha pemalu dan pemurah. Dia malu bila seorang lelaki mengangkat kedua tangannya kepada-Nya lalu Dia mengembalikannya dalam keadaan kosong dan hampa.”
(Shahih, HR. Abu Dawud no. 1488 dan At-Tirmidzi no. 3556 dan beliau mengatakan hasan gharib. Dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Shahih Sunan Abu Dawud dan At-Tirmidzi)
3. Allah adalah Maha Raja dari segala Raja . Allah Maha Kaya dari segala yang kaya, Maha Kuasa, Maha Agung, Maha Tinggi, Maha Pengasih lagi Maha Penyayang dan Maha Adil sehingga Allah tidak akan pernah membeda-bedakan keinginan mahluk yang memintanya, Semua mahluk hidup yang jahat maupun yang baik semua dipenuhi kebutuhannya, yang melaksanakan perintah Allah atau tidak Allah juga tetap memberikannya. Meskipun waktu pemberiannya beda Allah PASTI memberinya.
Tiada seorang berdo’a kepada Allah dengan suatu do’a, kecuali dikabulkanNya, dan dia memperoleh salah satu dari tiga hal, yaitu dipercepat terkabulnya baginya di dunia, disimpan (ditabung) untuknya sampai di akhirat, atau diganti dengan mencegahnya dari musibah (bencana) yang serupa. (HR. Ath-Thabrani)
Hadist riwayat Abu Hurairah ra.:
Bahwa Rasulullah saw. bersabda: Akan dikabulkan doa seseorang di antara kamu sekalian selama dia tidak terburu-buru berkata: Aku sudah berdoa, tetapi aku tidak atau belum dikabulkan. (Shahih Muslim No.4916)
4. Allah yang mencipta kita, tidak mungkin/mustahil Pencipta tidak bisa memenuhi kebutuhan yang diciptanya. Berdasarkan pada pengalaman pribadi, tukar kawruh dan beberapa buku yang saya renungkan, Sebenarnya keinginan kita bisa cukup digambarkan saja dalam pikiran, diyakinkan dan diteguhkan dalam hati dan disertai hati yang ikhlas, bersyukur, dan selalu berprangka baik dan berpikir positif maka keinginan kita tanpa kita sadari sudah terjadi dan terlaksana.
Dulu (1997) saat ingin beli sepeda ontel saja saya tidak bisa, pas di rumah kakek Ds Butuh Temanggung ada tamu bawa mobil Hardtop bagus banget. Saya bayangin punya mobil seperti itu bahkan lebih bagus lagi yang saya inginkan: Hardtop warna Hijau metalik Full Variasi dari Eksterior sampai Interior.. Alhamdulillah …Sungguh luar biasa tanpa saya sadari …tahun 2000 keinginan tersebut terkabul persis seperti yang saya inginkan… Meskipun agak lama (3 tahun) tapi tetap saja keinginan itu Allah kabulkan padahal waktu itu keinginan dilakukan tanpa meminta hanya berangan kuat saja. Sekarang kalau permintaan yang kecil2 sih tidak pakai lama cepat juga terkabul bukan karena saya alim, mukmin, saleh dan taat beribadah… bukan ..bukan karena itu tapi karena Allah … Allah yang Maha Pengasih.. Allah yang Maha Penyayang… lagi Maha Pemurah …. Hambanya yang banyak dosa seperti saya tetap diberi…
Jadi bagaimana bila tanpa diminta saja Allah memberi apalagi sampai kita meminta. Meminta dengan cara yang sopan, waktunya pas dan caranyapun ditunjukkan oleh Sang Pemberi (Allah) , adabnya benar, perkataan halus sesuai Quran dan Hadist nabi, selain itu ditambah ibadah saat orang lain makan kita puasa, yang lain pelit kita sedekah, awal siang orang sibuk kita sholat duha, yang lain malam pada tidur kita bangun sholat tahajjud minta sesuatu…. “ Sangatlah tidak mungkin alias Impossible jika meminta dengan cara seperti itu kepada Allah tidak kabulkan “
Yang merubah nasib kita adalah diri kita sendiri bukan orang lain, Salah jika kita menginginkan suami atau isteri kaya dan kita akan jadi bahagia karenanya.. untuk sementara memang iya tapi bukan untuk selamanya sebab pastilah harga diri kita yang menjadi taruhannya kelak. Hanya karena agama hidup akan menjadi tentram bahagia. Perhatikan Firman Allah :
Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.
QS. ar-Ra’d (13) : 11
Jadi jelas bahwa kebahagiaan kita itu tergantung pada usaha diri kita sendiri bukan orang lain.
Merubah keadaan tidak harus Bekerja menyenangkan manusia yang umumnya bayarannya hanya uang, Bekerja menyenangkan Allah selain bayarannya uang (lewat orang lain) tapi juga akan ditambah dengan ketenangan dan kebahagiaan lahir batin.
Cara yang saya uraikan dibawah adalah bekerja untuk Allah (Meskipun Allah tidak perlu dibantu karena Allah bisa bekerja sendiri) tapi Allah suka dengan Manusia yang punya keinginan bekerja membantu Allah dan melakukan usaha yang menyenangkan Allah sehingga Allah suka dan segera memberikan apa yang kita inginkan .
Bekerja dan melakukan perbuatan yang membuat Allah suka adalah sebagai berikut:
1.Kapan dan dimana saja jika ingat Beristighfar mohon ampun kepada Allah sebanyak-banyaknya.
“Barangsiapa yang tetap melakukan istighfar, maka Allah subhaanahu wa ta’aala akan membebaskannya dari segala kesusahan dan melapangkannya dari setiap kesempitan serta akan memberinya rezeki dari jalan yang tidak diduganya.” (HR Abu Dawud 1297)
2.Bekerja dengan cara Menolong kepada orang yang lagi kesusahan atau sedekah
Barangsiapa ingin agar do’anya terkabul dan kesulitan-kesulitannya teratasi hendaklah dia menolong orang yang dalam kesempitan. (HR. Ahmad)
3. Melakukan perbuatan atau usaha yang membuat Allah suka dan dilakukan dengan cara special / khusus agar Allah lebih memperhatikan kita yaitu dengan cara :
a. Mulai detik ini perbanyaklah berdzikir menyebut nama Allah terutama nama Allah yang 99 yaitu Asmaul Husna. Sebutlah nama Allah sebanyak-banyaknya terutama nama Allah yang sesuai dengan permintaan kita . Dulu tahun 1999 saya pernah amalkan asmaul husna kepada orang yang merugikan saya dan hasilnya sungguh sangat luar biasa.. belum dari pengalaman orang lain dll.
Contoh : Dzikir Ya Rahman Ya Rahim ..( Yang Maha Pengasih & Yang Maha Penyayang) sebanyak-banyaknya orang akan banyak mengasihi kita tidak perlu pakai susuk atau pengasihan yang haram.
“Dan dzikirlah (ingatlah) Allah sebanyak-banyaknya, supaya kamu beruntung.” (QS. Al-Jumu’ah 62:10)
Allah mempunyai asmaa-ul husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaa-ul husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.QS. al-A’raf (7) : 180
b. Selain itu perbanyaklah baca Shalawat Nabi: “Allahumasholli ala Muhammad wa ala ali Muhammad”
“Jika salah seorang di antara kamu berdoa, hendaknya memulai dengan memuji dan menyanjung Tuhannya, dan bershalawat kepada Nabi , kemudian berdoa apa yang dia kehendaki.” (HR. Abu Daud, At-Tirmidzi, An-Nasa’i dan Ahmad, di-shahih-kan oleh Al-Albani).
Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. QS. al-Ahzab (33) : 56
Rasulullah saw bersabda: “Barang-siapa yang membaca shalawat kepada-ku sekali, Allah akan memberikan balasan shalawat kepadanya sepuluh kali.”(HR. Muslim 1/288.)
Rasulullah l saw bersabda: “Sesungguh-nya Allah mempunyai para malaikat yang senantiasa berkeliling di bumi yang akan menyampaikan salam kepadaku dari umatku”. (HR. An-Nasa’i, Al-Hakim 2/421)
c. Bisa mulai bekerja dan berusaha mendekatkan diri pada Allah pada Minggu / Rabu malam agar esoknya bisa puasa sunat Senin atau Kamis meskipun hari lain atau nanti malam juga boleh (lebih cepat lebih baik )
Dari Aisyah, Nabi besar SAW. Memilih waktu puasa hari Senin dan hari Kamis. (Riwayat Tirmizi)
Rasulullah Shalallahu’alaihi wasallam pernah ditanya tentang puasa pada hari senin dan hari kamis, kemudian bersabda : “Sesungguhnya perbuatan
diperlihatkan pada setiap hari Senin dan hari Kamis, kemudian Allah
mengampuni setiap orang muslim atau orang Mukmin kecuali dua orang yang saling mendiamkan. Allah berfirman,’Tundalah pengampunan terhadap keduanya (Riwayat Ahmad)
d. Bersuci dan berdoa sebelum tidur dengan membaca Alfatihah, S. Al Ikhlash, An Nash, Al Falaq kemudian Ayat kursi dan Shalawat Nabi.
Dari ‘Amr bin ‘Anbasah Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah SAW bersabda:
“Artinya :Tidaklah seorang hamba tidur dalam keadaan suci lalu terbangun pada malam hari kemudian memohon sesuatu tentang urusan dunia atau akhirat melainkan Allah akan mengabulkannya” . [Sunah Ibnu Majah, bab Doa 2/352 No. 3924. Dishahihkan oleh Al-Mundziri 1/371 No. 595]
“Rapatkan kedua telapak tangan, kemudian ditiup dan dibacakan surat Al-Ikhlash (Qul huwallaahu ahad), surat Al-Falaq (Qul a’uudzi bi rabbil-falaq), dan surat An-Naas (Qul a’uudzu bi rabbin-naas). Lalu, dengan kedua telapak tangan itu, bagian tubuh yang dapat dijangkau diusap. Mulai dari kepala, wajah, dan tubuh bagian depan.” (HR. Bukhari, Muslim, Malik, Abu Daud, At-Tirmidzi, Ibnu Majah, dan An-Nasa’i)
Setelah itu baca ayat Kursi (Al-Baqarah: 255) (HR. Bukhari)
Lalu baca surat Al-Baqarah ayat 285-286 (HR. Bukhari & Muslim)
Terakhir, baca doa sebelum tidur: “Bismika Allaahumma ahyaa wa amuut”. (Dengan namaMu, Ya Allah, aku hidup dan mati) (HR. Bukhari & Muslim)
e. Bangun untuk sholat Tahajjud pada sepertiga malam terakhir ( Jam 2-4 Pagi )
“Dan pada sebagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (Surah al-Isra’ 17: 79)
Nabi, “Rabb kita turun pada setiap malam ke langit dunia, ketika tersisa sepertiga malam yang terakhir, lalu berfirman, ‘Siapa yang berdoa kepada-Ku maka Aku kabulkan doanya. Siapa yang memohon kepada-Ku, siapa yang meminta ampunan kepada-Ku maka Aku memberikan ampunan baginya.’ Demikianlah hal itu terjadi hingga terbit fajar.” (HR. Bukhari & Muslim).
Shalat malam (Tahajud) tidak dibatasi jumlahnya, tetapi paling sedikit 2 ( dua ) raka’at. Yang paling utama kita kekalkan adalah 11 ( sebelas ) raka’at atau 13 ( tiga belas ) raka’at, dengan 2 ( dua ) raka’at shalat Iftitah. Cara (Kaifiat) mengerjakannya yang baik adalah setiap 2 ( dua ) rakaat diakhiri satu salam. Sebagaimana diterangkan oleh Rosulullah SAW :“ Shalat malam itu, dua-dua.” ( HR Ahmad, Bukhari dan Muslim )
f. Saat sujud Berdoalah dengan suara yang lembut dan khusyu atau setiap selesai sholat Tahajjud Berdoalah dengan mengangkat kedua tangan dan Mohon ampun kepada Allah atas dosa-dosa kita dengan mengucapkan : Astaghfirullah hal azhim.. sambil mengingat dosa yang telah kita perbuat sampai kira2 cukup kemudian Memuji kepada Allah dengan Asmaul Husna , Sholawat Nabi selanjutnya Berdoa dengan keinginan yang jelas, masuk akal dan suara yang pelan penuh pengharapan serta yakin doa pasti dikabulkan. Doakan orang tua terlebih dahulu dan umat islam sebelum kita memulai doa untuk diri kita sendiri
Dari Ibnu Abbas RA bahwa Rasulullah SAW bersabda.
“Artinya : Adapun pada waktu sujud, maka bersungguh-sungguhl ah berdoa sebab saat itu sangat tepat untuk dikabulkan“. [Shahih Muslim, kitab Shalat bab Nahi An Qiratul Qur’an fi Ruku’ wa Sujud 2/48]
Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.
QS. al-A’raf (7) : 55
Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik. QS. al-A’raf (7) : 56
“Allah mempunyai Asmaul Husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaul husna itu…” (QS. Al-A’raf 7:180)
g. Setelah selesai sholat malam lakukan Sahur untuk niat puasa Senin atau Kamis pada pagi harinya. Dan pada sore harinya saat berbuka puasa berdoalah apa yang diinginkan
Dari Abdullah bin ‘Amr bin ‘Ash Radhiyallahu ‘anhu bahwa dia mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
“Artinya : Sesungguhnya bagi orang yang berpuasa saat berbuka ada doa yang tidak ditolak”. [Sunan Ibnu Majah, bab Fis Siyam La Turaddu Da’watuhu 1/321 No. 1775. Hakim dalam kitab Mustadrak 1/422. Dishahihkan sanadnya oleh Bushairi dalam Misbahuz Zujaj 2/17].
h.Usahakan melakukan Sholat Dhuha minimal 4 rakaat maksimal 12 rakaat
Shalat Dhuha adalah shalat sunah yang dilakukan setelah terbit matahari sampai menjelang masuk waktu zhuhur. Afdhalnya dilakukan pada pagi hari disaat matahari sedang naik ( kira-kira jam 9.00 ). Shalat Dhuha lebih dikenal dengan shalat sunah untuk memohon rizki dari Allah, berdasarkan hadits Nabi SAW : ” Allah berfirman : Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat pada waktu permulaan siang ( Shalat Dhuha ) niscaya pasti akan Aku cukupkan kebutuhanmu pada akhir harinya ” ( HR.Hakim dan Thabrani ).
i. Sebelum keluar rumah (didalam rumah) bacalah Surat Al Ikhlas 7 kali (Pengalaman pribadi dan orang lain berdasarkan kitab yang saya pelajari )
j. Di jalan banyaklah beramal bersikap yang tidak merugikan orang lain, tidak mengeluh, banyak bersyukur, berpikir positip dan banyak berdzikir.
k. Sholat berjamaah di Masjid ditambah sholat sunat sebelum dan sesudah sholat wajib
Ibnu Abbas berkata. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
“Artinya : Barangsiapa mendengar seruan muadzin dan tak ada udzur yang menghalanginya, shahabat bertanya. ‘Apakah udzur itu ?’ Rasulullah menjawab.’Rasa takut dan sakit’, maka shalat yang ia kerjakan tidak diterima” [Abu
Dawud di dalam Sunnannya 1/373 hadits no. 551]
“Artinya : Sesungguhnya shalat yang paling berat bagi orang munafik adalah
shalat shubuh dan shalat isya’ seandainya mereka tahu apa yang ada pada keduanya tentu mereka akan mendatanginya walau dengan merangkak, aku ingin sekali supaya shalat ditegakkan dan memerintahkan seseorang menjadi imamnya
kemudian pergi bersama beberapa orang lelaki dengan membawa kayu bakar mendatangi kaum yang tidak mengerjakan shalat berjama’ah, lalu aku bakarrumah mereka dengan api” [Shahih Muslim 1/1,425 no. 651 kitab al-Masajid wamawadli’ush shalat bab.42]
Dari Aisyah RA bahwa Nabi SAW bersabda :” Dua rakaat fajar (shalat sunnat yang dikerjakan sebelum subuh) itu lebih baik daripada dunia dan seisinya. “ (HR Muslim)
Rasulullah SAW bersabda, Barangsiapa shalat dalam sehari semalam dua belas rakaat akan dibangun untuknya rumah di Surga, yaitu; empat rakaat sebelum Zhuhur dan dua rakaat sesudahnya, dua rakaat sesudah Maghrib, dua rakaat sesudah Isya dan dua rakaat sebelum shalat Subuh.”” (HR. At-Tirmidzi, ia mengatakan, hadits ini hasan shahih).
Dari Ibnu Umar Radhiallaahu anhu, bahwa Nabi shallallahu alaihi wasalam bersabda : “Semoga Allah memberi rahmat bagi orang yang shalat empat rakaat sebelum Ashar.” (HR. Abu Daud dan At-Tirmidzi, ia mengatakan, hadits ini hasan)
Dari Aisyah : “Adalah nabi saw. Shalat sebelas rakaat di antara shalat Isya dan terbit fajar. Beliau memberi salam setiap dua rakaat dan yang penghabisan satu rakaat” (H.R. Bukhari dan Muslim).
Tambahan :
Di Masjid Al Musyawaroh Kelapa Gading Jakarta Utara pada ceramah Tarawih Ramadhan 1413H kemarin oleh ustadz dari Wisata Rohani Jakarta, Diterangkan bahwa Sholat Jamaah di masjid disertai sholat sunat Rawatib tanpa putus selama + 1bulan dapat menyegerakan doa /suatu keinginan. Ustadz tsb menceritakan telah didatangi seorang Penjual permen keliling dan isterinya yang putus asa karena tidak bisa bayar sekolah anaknya. Oleh ustadz tsb di sarankan sholat jamah dan sholat sunat. Sampai di rumah Si Penjual permen ragu. Mosok minta jalan dibayarkan sekolah anak malah disuruh sholat, tapi setelah tidak tega melihat anak malu tidak masuk sekolah dan waktunya juga semakin mepet, Si Penjual permenpun pasrah karena tidak ada jalan lain lagi untuk bayar. Yakin pertolongan Allah pasti datang maka Si Penjual permen melakukan sholat wajib berjamaah dan sholat sunat tanpa putus, setelah melalui beberapa godaan seperti, susah cari teman jamaah, tidak laku jualan setelah sholat jamaah dll dan tetap melakukan sholat jamaah tanpa putus, akhirnya tidak lama kemudian datanglah pertolongan Allah lewat orang lain sehingga Si Penjual Permen bisa membayar sekolah anaknya.
Doa dan keinginan si Penjual permen telah dikabulkan oleh Allah karena sholat Jamaah dan Sunat Rawatib tanpa putus.
l. Saat Adzan dan Iqomah berdoalah.
Do’a yang diucapkan antara azan dan iqomat tidak ditolak (oleh Allah). (HR. Ahmad)
Setelah anda minta ternyata belum juga diberi oleh Allah terus bagaimana menyikapinya?:
Hadist riwayat Abu Hurairah ra.:
Bahwa Rasulullah saw. bersabda: Akan dikabulkan doa seseorang di antara kamu sekalian selama dia tidak terburu-buru berkata: Aku sudah berdoa, tetapi aku tidak atau belum dikabulkan. (Shahih Muslim No.4916)
Tiada seorang berdo’a kepada Allah dengan suatu do’a, kecuali dikabulkanNya, dan dia memperoleh salah satu dari tiga hal, yaitu dipercepat terkabulnya baginya di dunia, disimpan (ditabung) untuknya sampai di akhirat, atau diganti dengan mencegahnya dari musibah (bencana) yang serupa. (HR. Ath-Thabrani)
Bersyukurlah dengan apa yang diberikan oleh Allah selama ini, Bisa lihat, bisa jalan, sehat..dst… perhatikan Firman Allah :
“Dan ketika Tuhan-mu mengumumkan’Jika kamu bersyukur, pasti Aku akan menambahkan lebih banyak karunia kepadamu; dan jika kamu tidak mensyukuri, sesungguhnya azabku sangat keras’ “ (QS Ibrahim [14]: 8 )
“Dan barangsiapa yang bersyukur, maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri, dan barangsiapa yang kufur (tidak bersyukur), maka sesungguhnya Tuhanku Maha kaya (tidak membutuhka sesuatu) lagi Mahamulia” (QS An-Naml [27]: 40)
Tugas anda hanya meminta/berdoa tidak perlu anda memikirkan caranya agar keinginan terkabul, Allah yang akan memberikan jalan keluar dan rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.
Tidak ada yang sia-sia dalam usaha bekerja mendekatkan diri kepada Allah karena cepat atau lambat permintaan kepada Allah pasti diberi…
Mulailah dari yang paling mudah…dst otomatis ibadah kita nanti akan meningkat dengan sendirinya. sekali-lagi…. tidak ada sedikitpun yang sia-sia dalam berdoa karena jawaban kecil dari doa kita kepada Allah yang sering tidak kita sadari adalah kita dilindungi Allah dari musibah…
Jangan ditunda segera saja jemput rejeki anda …Lawan setan yang berusaha membujuk diri kita untuk malas dan tidak yakin berhasil dalam berusaha dengan cara diatas … Saya yakin kita pasti bisa.. mulailah dengan mengucapkan : Astaghfirullahaladzim… Audzubillahiminisyaitonirrojim… Bismillahirrohmannirohim…
Allah pasti memberi orang yang meminta kepadaNya..
Minggu, 22 November 2020
MARI BELAJAR MAKNA REZEKI
Jumat, 14 Agustus 2020
BERSAMA ITU INDAH KEBERSAMAAN ADALAH BERKAH
Putriku
Bersama belum tentu sama.
Sama pun belum tentu akan bersama.
Bersama yang disulam dengan tujuan yang sama.
Akan dirasakan pertautan hati yang merekatnya
Bila ukhuwah yang memandu untuk
bersama.
Perbedaan yang ada bukan lagi jadi kendala.
Justru dengan berbeda dalam bersama akan saling melengkapi.
Masing-masingnya menyajikan talenta dan kemampuan yang dimiliki.
Kepedulian pada sesama akan
tercipta.
Karena kebersamaan telah menjadi symphoni yang indah.
Jurang pemisah semakin menyempit.
Jalan lurus telah membentang.
Awalilah merawat tunas bersama
untuk kebersamaan dalam keluargamu.
Ajarkan anak-anakmu untuk menyadari kekurangan dan menghargai kelebihan.
Rajutkan temali hati diantara mereka.
Agar kelak mereka menjadi panutan dilingkungannya.
Terima kasih kepada anakku AyuLangen Kirana yang telah mengilhami judul puisi ini.
ORANG BAIK TAK AKAN PERNAH MERASA TERSAKITI DAN TERTIPU
Berulangkali kita baca tulisan yang menyiratkan keluhan.
Kenapa orang baik terlalu sering disakiti.
Kenapa orang baik terlalu sering dijerat tipu muslihat.
Apakah Tuhan menakdirkan orang baik jadi korban?.
Terlalu naif kiranya bila keluhan yang terselubung itu tidak disimpulkan sebagai kesalahan.
Harus disampaikan untuk meluruskan!.
Orang baik tak akan pernah merasa disakiti.
Orang baik bila tertipu tak akan pernah merasa rugi.
Hanya orang yang merasa baik akan meringis pilu bila merasa disakiti.
Hanya orang yang merasa baik akan meratap dan mengutuk bila tertipu.
Orang baik tak pernah merasa dirinya baik, karena memandang kelebihan orang dan memeluk kekurangannya.
Orang baik akan hiba dan kasihan pada penipu, karena telah menyemai duri pada jalan yang akan ditapakinya pulang.
Orang baik yakin apa pun pesan yang dikirimkan Tuhan melalui lidah berbisa atau pun jumawanya manusia.
Adalah pesan yang mengingatkannya untuk hanya bernaung pada kasih-Nya.
Orang baik yakin bahwa rezki tak akan pernah memudar dan tertukar.
Semua selalu terlafas fasih ketika dia menggamit berkah-Nya, pada delapan pinta di kala duduk di antara dua sujud.
Islam yang rahmatan Lil Al-Amin
Kalau Saya berfikir,
Pastinya kita ummat Islam yakin pasti bahwa inilah satu satunya agama yang benar yang diridhoi Allah.
Pastinya kita semua mengakui telah jadi pengikut Rasulullah.
Nah kalau kita fahami perjuangan Rasulullah, utamanya adalah tegakkan kalimat Tauhid.kepada orang orang non muslim akan kebenaran Islam.
Berbagai cara dilakukan Rasulullah untuk itu.
Ada ysng dengan cara menyurati,para pemimpin non muslim,
Ada dengan cara mengirim utusan tuk perkenalkan indahnya Islam.
Ada juga dengan mengadakan debat face to face
Dengan modal akhlak beliau, santun beliau dalam tuntun orang menuju Islam.
Dengan kuncinya
5 rukun Islam dan
6 rukun iman.
Nah kita yang telah merasa dapat anugrah berada di agama yang benar ini dimana tanggung jawab kita pada saudara kita non muslim yang mungkin belum kenal Islam, atau justru telah mendapatkan hasutan pembusukan Islam. ?
Menurut ustat Hadi Hidayat, tanggung jawab kita yang mukmin lah mengajak saudara kita untuk mengenal Islam.
Dimanakah rasa kasih sayang kita yang telah dapatkan nikmat Islam terhadap saudara kita yang belum ?
Sampailah hati kita biarkan dia dalam kesesatan selamanya ?
Dimanakah bukti kata kita bahwa kita adalah pengikut Rasulullah ?
Bukankah Rasulullah utama tugasnya mendakwahkan Islam pada orang yang non muslim ?
Tidak lah Islam yang rahmatan Lil Al-Amin itu berhenti pada ritual pribadi saja,
Apa lagi orang yang ngakunya ber ilmu, tapi asyik berdebat dan mencela sesama Islam yang berbeda pendapat dengan mereka.
Alangkah menyedihkannya itu.
Insan mokoginta berkata, sebanyak ummat non muslim yang masuk Islam,
Di Indonesia, jauh lebih banyak ummat Islam yang berhasil di murtatkan oleh mereka.
Konsep mereka agama mereka agama kasih, dan aktif bergerak memasuki desa desa miskin dan agamanya dangkal.
Dengan modal bagi bagi sembako saja mereka sangat berhasil murtat kan ummst Islam.
Dimanakah nurani kita sebagai penerus Rasulullah dalam hal ini ?
Dari banyak mualaf saya dengar yang paling mereka sesalkan adalah.
Mereka merasa punya banyak kawan muslim, berada hari hari dilingkungan muslim, tapi tidak ada katanya kawan muslimnya yang ngajak dia diskusi akan Islam.
Kebanyakan mereka masuk Islam bukan dari dakwah kita pada mereka, tapi pencarian mereka akan hidayah.
Dimana tanggung jawab kita ?
Dimana kasih kita sebagai ummat Rahmatal lil.alamin ?
Justru kita sekarang banyak lihat di negara mayoritas non muslim, para mualah di negara mereka aktif sebarkan Islam on the street.
Mereka manfaat waktu mereka untuk perkenalkan Islam di jalanan.
Ladeni orang non muslim.debat soal Islam, dan berusaha buktikan Islam itu adalah satu satunya agama yang benar, dengan segala buktinya.
Nah saudaraku, moga tulisan ini bisa sedikit mengetuk pintu hati kita, agar mau coba perkenalkan Islam pada orang sekeliling kita dulu. Agar agama yang benar ini juga bisa dinikmati oleh saudara non muslim.kita lainnya.
Satu saja konsep,
Misionaris itu, jelas agama mereka usung tidak benar, tapi karena kerja keras mereka, hasilnya nemurtatan jauh lebih banyak mereka hasilkan.
Tidakkah itu semua memilukan hati kita ?
Bukan kah semestinya mengajak pada kebenaran itu lebih mudah ?
Dan kita seharus nya bisa jauh lebih banyak islamksn mereka, karena kita di posisi kebenaran ?
Kok kita masih asyik dan merasa telah benar saja, hanya dengan ritual harian kita ?
Kamis, 13 Agustus 2020
ORANG TERPILILAH YANG MAMPU MENENTUKAN PILIHAN
Kawan sejatiku
Marwah manusia tersemat dalam
jati dirinya.
Jati diri akan hadir bila mampu mengenal diri
sendiri.
Tuhan telah membekali manusia dengan akal dan
talenta.
Kenapa harus terbawa arus pada orang sekitar kalau
memang hati dan akal tak menerima.
Jadi diri
sendiri harus yakin dengan kemampuan sendiri.
Karena keyakinan telah di balut dengan ilmu dan iman.
Jangan dengarkan keluh kesah benalu yang tumbuh di pohon.
Karena fitrahnya memang menyusup pada kehidupan pohon yang ditumpanginya.
Ketika kamu
menjadi pohon rimbun menjulang.
Tak selamanya bayu bertiup sepoi yang menemanimu.
Pada waktunya akan datang badai yang akan menerpa.
Kamu pasti tak akan tumbang, karena kamu adalah pemenang, hanya pecundang yang
akan tumbang.
Hanya orang
pilihan yang mampu menentukan pilihan.
Hanya orang yang teruji bisa menjadi terpuji.
Hanya burung yang sering melupakan jerat.
Jerat sampai kapan pun akan tetap menjebak burung untuk menjadi korbannya.
Rabu, 29 Juli 2020
Seburuk buruk amalan adalah, amalan yang mengharapkan balasan dunia.
Kita sering lihat orang yang rajin shalat Dhuha, katanya biar mendatangkan sukses bisnis.
Orang yang sangat berbakti pada orang tua, katanya, berbakti pada orang tua ini adalah pintu kekayaaan dia.
Ada orang juga sedekah banyak,
Dengan estimasi biasanya dia dapatkan jauh lebih banyak didunia.
Ada juga yang baca surah waqiah, sebab dia kaya katanya.
Di kitab Riyadussshalihin, Imam Annawawi menempatkan niat itu di awal, karena begitu pentingnya.
Mungkin telah banyak orang yang sukses materi, setelah melakukan Amaliah diatas itu,
Tapi ingat saudaraku, bisa jadi semua itu akan jadi sesalan mu di akhirat.
Kenapa ?
Ya karena niat tadi itu !
Bisa jadi di akhirat , dia merasa telah shalat Dhuha, berbakti pada orang tua,
Sedekah, dan Amaliah lain yang banyak,
Tapi ternyata tidak ada dalam catatan Amaliah dia,
Ketika dia bertanya, dijawab Allah.
Semua itukan kamu niatkan buat dunia, dan telah kamu dapatkan semua itu di dunia.
Jadi bagaimana saudaraku ?
Tetaplah dan kapan perlu tingkatkanlah Amaliah semua itu, tapi geser nawaitunya, dengan semata karena Allah.
Apakah Allah beri side effecknya di dunia, ya kita serahkan ke Allah saja.
Moga kita dapat yang kita harapkan kebaikan didunia dan tetap dapat balasan akhirat.
Kalau Allah takdirkan kita kaya, pasti kita akan kaya, walau kita malas beramal.
Dan andai ada dalil dalil yang merujuk kesitu, anggaplah dalil.itu untuk tambahan motifasi kita untuk ber amal,
Bukan ber amal karena mengharap itu
Saja.
Hadist Rasulullah ;
Seburuk buruk amalan adalah, amalan yang mengharapkan balasan dunia.
PERSIAPKAN HATIMU UNTUK KEHILANGAN
Persiapkanlah hati mu untuk kehilangan atas apa yg ada ditangan..
Sungguh tidaklah engkau mendapatkan kecuali itu sebatas titipan..
Disaat hatimu makin mencintai nya maka berat bagi mu merelakan..
Namun tidak kah engkau berfikir sejenak bahwa kapan pun bisa saja kehilangan ..?
Harta dengan segala kemewahan nya ..
Pangkat dengan sejuta penghormatan nya..
Wanita dengan segala kecantikan nya ..
Dan makanan dengan segala kelezatan nya..
Semua akan pergi secera perlahan atau pun tiba-tiba..
Jika pun itu belum terjadi ..
Maka persiapkanlah hati mu akan keadaan itu ..
Agar tidak terlalu besar rasa sakit karena merasa memiliki ...
Sedangkan ia hanya titipan saja kemudian diambil kapan Allah kehendaki..
Allah berfirman..
وَلَنَبۡلُوَنَّكُم بِشَيۡءٖ مِّنَ ٱلۡخَوۡفِ وَٱلۡجُوعِ وَنَقۡصٖ مِّنَ ٱلۡأَمۡوَٰلِ وَٱلۡأَنفُسِ وَٱلثَّمَرَٰتِۗ وَبَشِّرِ ٱلصَّٰبِرِينَ ١٥٥ ٱلَّذِينَ إِذَآ أَصَٰبَتۡهُم مُّصِيبَةٞ قَالُوٓاْ إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّآ إِلَيۡهِ رَٰجِعُونَ ١٥٦ أُوْلَٰٓئِكَ عَلَيۡهِمۡ صَلَوَٰتٞ مِّن رَّبِّهِمۡ وَرَحۡمَةٞۖ وَأُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡمُهۡتَدُونَ ١٥٧
“Kami sungguh-sungguh akan menguji kalian dengan sedikit dari rasa takut, kelaparan, kekurangan harta, jiwa[1], dan buah-buahan. Dan berilah kabar gembira bagi orang-orang yang bersabar, yaitu orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan ‘Innalillahi wa inna ilaihi raji’un’. Mereka itulah yang mendapat pujian dan rahmat dari Rabb mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapatkan petunjuk.”
(Al-Baqarah:155—157)
Asy–Syaikh Abdurrahman as-Sa’di rahimahullah berkata menafsirkan ayat di atas, “Allah subhanahu wa ta’ala mengabarkan bahwa Dia pasti akan menimpakan ujian kepada hamba-hamba-Nya, agar menjadi jelas siapa yang jujur dalam imannya dan siapa yang dusta, siapa yang berkeluh kesah, dan siapa yang sabar



